
mulai malam
smua yang tadinya riang, kini meredup, terdiam
terlelap dan terbuai mimpi - mimpi yang semu
keindahan ini, kesunyian ini
merasuki tubuh mungil yang tak berdaya
yang slalu mengiba dan mendosa
rasa ini
menjelma kabut dari balik jendela kamar
menyabut smua yang tlah ia lihat dan menyihir smua itu menjadi sangat tak berarti
kesunyian ini
kekal
nyata
sunyi
sunyi
sunyi
berbaur dalam
segenggam nyawa, sebuah jiwa
yang baru saja terguncang
dan masih tetap akan terguncang
mungkin sampai malam tak kembali datang


Tidak ada komentar:
Posting Komentar