Jumat, 15 Mei 2009

sepi lagi

sepi rupanya telah terencana hari ini, semuanya seolah - olah diam, sebelum aku membuat keributan itu. semuanya seolah - olah lupa sebelum aku mengingatkannya dengan nada yang tinggi. Aku benci hari ini, terlalu ramai, sampai hutan amazon-pun kalah ramai dengan hari ini. terhias musik jazz, sebenarnya aku juga tak tau.. lagu siapa itu. namun itulah satu - satunya yang menemani aku saat pikiranku mulai tertuju pada sebuah kata, SEPI
sepi tanpamu
sepi hari ini tanpa gelak tawamu
sepi
sepi hari ini karna aku merasakan letupan kemarahan kecil yang juga belum aku ketahui sebabnya.
mungkin karenamu..
terpaksa aku membunuh perantara kita,..
sangat terpaksa sekali.. sungguh ..
aku tak bermaksud..
aku hanya ingin kau mengistirahatkan jiwamu yang mungkin telah lelah itu,..
sepi lagi.. selalu sepi akhir - akhir ini
entah apa yang terjadi , namun yang pasti ini karenamu
bukan menyalahkan, hanya ingin melihat kenyataan
sepi
sepi
sepi merajai
tak ada kata - kata manis yang menghiasi... dan janji itu, semoga kamu lupa ya..
aku biarkan saja kamu pergi, karena hidup ini, hidupmu sendiri, aku tak ingin menyusahkanmu, walaupun sebenarnya, aku merasakn SEPI
sepi lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar